Sidang Akhir Polda Sumsel Tetapkan 165 Peserta Lulus Bintara Polri 2026

Kesiapan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin untuk Bebas Asap Tahun 2026

BEKISARMEDIA.ID — Saringan ketat penerimaan anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di tingkat daerah, resmi memasuki babak akhir. Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Sidang Terbuka Penetapan Kelulusan Akhir Penerimaan Terpadu Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026.

Sidang penentuan tersebut berlangsung di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel yang berada di Kota Palembang, pada hari Jum’at, tanggal 3 Juli 2026. Agenda ini dipimpin oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sumsel, Kombes Pol. Sudrajad Hariwibowo, selaku Ketua Panitia Daerah (Panda).

Proses sidang berjalan terbuka dengan pengawasan berlapis. Selain diawasi oleh unsur internal seperti Itwasda dan Bidpropam, panitia juga melibatkan pengawas eksternal dari kalangan akademisi, tokoh masyarakat, hingga lembaga independen demi menjamin akuntabilitas hasil seleksi.

BACA JUGA:  Operasi Ketupat Musi Tahun 2026 Telah Usai, Layanan Meningkat di Tengah Lonjakan Mobilitas Warga

Rincian Kelulusan Jalur PTU dan Kompetensi Khusus

Berdasarkan hasil rekapitulasi nilai dan keputusan final Panitia Daerah, sebanyak 165 peserta dinyatakan lulus terpilih untuk golongan Bintara Polri. Jumlah tersebut mencakup formasi Bintara Polisi Tugas Umum (PTU), Bintara Intelijen, Bintara Polair, serta kelompok Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus).

Formasi Bakomsus tahun ini dirancang lebih spesifik, guna menjawab tantangan pelayanan publik yang makin kompleks. Para peserta yang lolos, memiliki latar belakang keahlian di bidang pertanian, peternakan, perikanan, kesehatan masyarakat, gizi, akuntansi, hukum, hingga ilmu penyidikan.

Sementara itu, untuk golongan Tamtama Polri, sejumlah peserta juga dinyatakan lulus terpilih. Mereka nantinya akan langsung diarahkan untuk mengikuti pendidikan pembentukan, guna memperkuat fungsi operasional pada satuan Korps Brimob dan Polair.

BACA JUGA:  Polda Sumsel Gelar Operasi Patuh Musi 2025, Ini Delapan Target Pelanggaran Prioritas

Penegasan Prinsip Seleksi Tanpa Mahar

Kombes Pol. Sudrajad Hariwibowo menegaskan, seluruh rangkaian ujian hingga sidang kelulusan ini mengadopsi merit system. Penilaian murni didasarkan pada akumulasi prestasi, ketahanan fisik, serta hasil tes psikologi masing-masing peserta tanpa adanya intervensi finansial.

“Kami memastikan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan sesuai prinsip BETAH, yakni bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing. Kelulusan ini mutlak hasil kerja keras mereka sendiri, tanpa dipungut biaya dan bebas calo,” tegas Kombes Pol. Sudrajad Hariwibowo.

Senada, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, menambahkan bahwa pemenuhan SDM yang kredibel, merupakan investasi jangka panjang bagi institusi. Kehadiran bintara baru dengan ragam spesialisasi studi ini, diharapkan mampu mempercepat respons darurat dan menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Sumsel. (wah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar