Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan
Banner Ajakan Bijak Menyikapi Informasi dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin
Sekolah Sepak Bola (SSB) Palembang Soccer Skills (PSS) sukses memperoleh trofi pertama setelah libur Lebaran Idul fitri tahun 1.446 Hijriah / 2025 Masehi. (BEKISARMEDIA.ID/TRI RICKI)
Sekolah Sepak Bola (SSB) Palembang Soccer Skills (PSS) sukses memperoleh trofi pertama setelah libur Lebaran Idul fitri tahun 1.446 Hijriah / 2025 Masehi. (BEKISARMEDIA.ID/TRI RICKI)

SSB Palembang Soccer Skills Juara 2 Turnamen U-12, Bukti Taring Tim Muda yang Terus Menyala

BEKISARMEDIA.ID — Sekolah Sepak Bola (SSB) Palembang Soccer Skills (PSS) kembali menunjukkan taringnya dengan meraih juara 2 turnamen U-12 di Palembang, sebuah pencapaian yang menegaskan perkembangan pesat tim muda ini setelah libur Lebaran.

Hasil ini diraih tim PSS Merah dalam Kejuaraan Sepak Bola antar SSB se-Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), yang digelar di Lapangan Ajendam II/Sriwijaya, Minggu, 20 April 2025. Mereka tampil konsisten, hingga akhirnya melaju ke partai final.

Di laga puncak, PSS harus mengakui keunggulan SSB Persegrata, setelah kalah tipis 0-1. Meski begitu, performa tim tetap mendapat apresiasi, karena mampu bersaing hingga detik akhir dalam pertandingan yang berlangsung ketat.

baca juga : Menyala! Palembang Soccer Skills Sabet Juara 3 Garuda Anak Indonesia, Hanan Top Skor dengan 12 Gol

SSB Palembang Soccer Skills Juara 2, Progres Terlihat Jelas

Pelatih PSS, Subagio, menilai hasil ini sebagai bagian dari proses panjang pembinaan pemain. Ia menyebut anak-anak sudah menunjukkan permainan yang cukup baik, selama turnamen berlangsung.

Namun, evaluasi tetap menjadi fokus utama. Ada sejumlah aspek yang dinilai masih perlu dimaksimalkan, agar performa tim bisa lebih stabil di pertandingan berikutnya.

Buat kamu yang mengikuti perkembangan sepak bola usia dini di Palembang, hasil ini jadi sinyal bahwa pembinaan mulai menunjukkan hasil nyata.

baca juga : Diam-Diam Sudah Resmi, SSB Palembang Soccer Skills Afiliasi PSSI: Ini Dampaknya untuk Pemain Muda

Bukan Sekadar Trofi, Tapi Proses dan Mental Bertanding

Subagio menegaskan, gelar juara bukanlah tujuan utama. Yang lebih penting adalah menjaga semangat latihan dan terus meningkatkan kualitas bermain.

Menurutnya, mental bertanding dan pengalaman di lapangan, justru menjadi bekal paling berharga bagi pemain muda. Dari situ, kemampuan mereka akan terbentuk secara bertahap.

Hal ini juga terlihat dari tim PSS Hijau, yang mayoritas dihuni pemain usia 11 tahun. Meski menghadapi lawan lebih tua, mereka tetap mampu memberi perlawanan sengit.

Dalam tiga pertandingan, PSS Hijau mencatat satu kekalahan dan dua hasil imbang. Hasil ini dinilai sebagai progres positif untuk persiapan di level usia berikutnya.

baca juga : Juara Turnamen Futsal, Dua Bintang Muda SSB Palembang Soccer Skills Bersinar Bersama SDN 113 Palembang

Konsistensi Latihan Jadi Kunci Perkembangan

Sebagai SSB yang telah terafiliasi PSSI, PSS menjalankan program latihan rutin dengan jadwal yang terstruktur. Latihan digelar beberapa kali dalam sepekan, di dua lokasi berbeda di Palembang.

Fokus utama saat ini adalah memperbanyak jam terbang pemain. Dengan semakin sering bertanding, kemampuan teknik dan mental diharapkan terus meningkat.

Meski baru berusia dua tahun, PSS mulai dikenal sebagai salah satu SSB yang konsisten mencetak prestasi. Tren ini membuat mereka perlahan menjadi tim yang patut diperhitungkan di level usia dini. (ohs)

3a39f8afb679f0a60a78f1a01894f548

About Oyong Hairudin

Avatar photo
Wartawan yang memiliki sertifikat kompetensi muda. Aktif meliput perkembangan olahraga, sepak bola, dan peristiwa daerah di Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *