Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan
Banner Ajakan Bijak Menyikapi Informasi dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin
FB IMG 1773221628002

Tawuran Dini Hari di Palembang Berujung Maut, Polisi Ringkus Pelaku di Banten

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Sumatera Selatan

BekisarMedia.id — Aksi tawuran antarkelompok pemuda kembali menelan korban jiwa di Kota Palembang. Seorang pemuda berinisial RAG (20), meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk dalam bentrokan yang terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur III, pada Sabtu dini hari, 7 Maret 2026, sekitar pukul 02.30 WIB.

Korban sempat dilarikan ke RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang, untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong, akibat luka tusuk pada bagian bawah dada sebelah kiri.

Penyelidikan yang dilakukan oleh Satreskrim Polrestabes Palembang bersama Tim Opsnal Polsek Ilir Timur II, akhirnya mengarah pada seorang tersangka berinisial MM (19). Pelaku diduga sebagai orang yang melakukan penusukan dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, insiden bermula ketika korban bersama beberapa rekannya, berkumpul di depan sebuah musala di kawasan 1 Ilir. Kelompok tersebut kemudian bergerak menuju Lorong Karya Jaya di Jalan Perintis Kemerdekaan menggunakan sepeda motor.

Di lokasi itu, mereka bertemu dengan kelompok pemuda lain yang diperkirakan berjumlah sekitar 20 orang. Pertemuan tersebut kemudian berujung bentrokan antar kelompok.

Situasi sempat mereda, ketika kendaraan patroli polisi melintas di lokasi. Namun setelah patroli meninggalkan area, bentrokan kembali pecah dan berubah menjadi aksi kekerasan.

Dalam kejadian tersebut, tersangka MM diduga menusuk korban menggunakan senjata tajam jenis tombak bermata tiga dengan gagang bambu. Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah lorong permukiman warga, sebelum akhirnya terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Usai kejadian, pelaku melarikan diri keluar kota. Polisi yang menerima laporan melalui LP/78/III/2026/SPKT/Polrestabes Palembang, langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri pergerakan tersangka.

Dari hasil pengembangan, diketahui pelaku berada di wilayah Cilegon. Tim gabungan kemudian melakukan pengejaran lintas provinsi, hingga akhirnya berhasil menangkap tersangka tanpa perlawanan.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu senjata tajam jenis tombak bermata tiga bergagang bambu, satu kaos hitam, dan satu jaket hijau yang diduga milik tersangka.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Musa Jedi Permana, mengatakan, penangkapan tersebut merupakan hasil kerja cepat tim penyidik. “Begitu menerima laporan, tim langsung melakukan penyelidikan dan menelusuri keberadaan pelaku. Dalam waktu singkat tersangka berhasil kami identifikasi dan ditangkap meskipun sempat melarikan diri hingga ke luar provinsi,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes. Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan, pihak kepolisian tidak akan memberikan toleransi terhadap aksi kekerasan yang mengancam keselamatan masyarakat.

“Kami tidak akan memberikan toleransi terhadap aksi tawuran yang menimbulkan korban jiwa. Siapapun pelakunya akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Saat ini, penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam insiden tersebut, serta melengkapi berkas perkara untuk segera dilimpahkan kepada jaksa penuntut umum. (ohs)

3a39f8afb679f0a60a78f1a01894f548

Ditulis oleh : | Redaktur : O. Hairudin Sikumbang

About Oyong Hairudin

Avatar photo
Wartawan yang memiliki sertifikat kompetensi muda. Aktif meliput perkembangan olahraga, sepak bola, dan peristiwa daerah di Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *