Tiga Poin yang Lepas di Penghujung Laga

Ada pertandingan yang terasa seperti kemenangan, bahkan sebelum peluit akhir berbunyi. Minggu malam itu, Semen Padang FC mungkin sempat merasakan suasana tersebut, ketika gol Igor Cukovic pada menit ke sembilan membawa mereka unggul atas PSIS Semarang di Stadion Patriot Chandra Bhaga, Bekasi. Gol itu lahir dari umpan Stefano Lilipaly, dan membuat Kabau Sirah berada di depan dalam pertandingan yang sejak awal berlangsung terbuka.

Tetapi sepak bola memang tidak mengenal kemenangan sebelum waktunya. Semen Padang FC mempertahankan keunggulan itu hampir sepanjang pertandingan, sementara PSIS Semarang terus mencari jalan untuk menyamakan kedudukan. Sampai akhirnya, ketika waktu normal tinggal menyisakan sedikit ruang, Hari Nur Yulianto menemukan celah dan membuat skor berubah menjadi 1-1.

Satu gol itu mengubah rasa pertandingan. Semen Padang FC yang sebelumnya berada di posisi untuk mendapatkan tiga poin, akhirnya harus menerima satu. PSIS Semarang yang datang ke Bekasi dengan tujuan membawa pulang kemenangan, justru berhasil mendapatkan sesuatu yang mungkin terasa lebih berharga setelah tertinggal sepanjang sebagian besar pertandingan.

Bagi Semen Padang FC, hasil itu terasa berbeda. Mereka bermain di kandang sendiri, meskipun kandang tersebut masih berupa rumah sementara di Stadion Patriot Chandra Bhaga. Setelah kemenangan 1-0 atas Persiraja Banda Aceh pada pertandingan pertama, tiga poin dari pertandingan ini sebenarnya akan membuat langkah awal Kabau Sirah di Championship terasa lebih lengkap.

Nilmaizar tidak mencoba menyembunyikan kekecewaannya. Menurutnya, target Semen Padang FC adalah mendapatkan tiga poin dan hasil imbang membuat target itu gagal tercapai. Ia bahkan melihat satu poin di kandang sendiri dalam situasi tersebut terasa seperti kehilangan kemenangan.

Namun Nilmaizar tidak kemudian menghapus seluruh perjuangan pemainnya hanya karena gol pada penghujung pertandingan. Ia tetap memberikan apresiasi kepada para pemain, yang menurutnya sudah berjuang sepanjang pertandingan. Baginya, persoalannya justru terletak pada satu momen ketika konsentrasi tidak terjaga dan pemain PSIS tidak terkawal dengan baik.

Di situlah pertandingan ini mungkin meninggalkan catatan yang lebih penting daripada sekadar angka satu di kolom hasil. Semen Padang FC belum kalah. Mereka bahkan masih menunjukkan bahwa tim yang baru dibangun itu mampu bertahan dalam pertandingan yang berlangsung terbuka dan menghadapi PSIS yang beberapa kali menciptakan peluang.

Tetapi mereka juga belum mampu menjaga keunggulan sampai pertandingan benar-benar selesai. PSIS melepaskan 12 percobaan dengan delapan di antaranya mengarah ke gawang, sementara Semen Padang FC mencatat 11 percobaan dan empat yang tepat sasaran. Di bawah mistar, Ikram Al Giffari beberapa kali menjadi alasan mengapa PSIS tidak lebih cepat menemukan gol penyeimbang. Pelatih PSIS Semarang, Widodo Cahyono Putro, pun secara khusus memberikan apresiasi kepada penampilan kiper muda Semen Padang FC itu.

Maka hasil 1-1 ini tidak harus dibaca sebagai sesuatu yang lebih besar dari yang sebenarnya. Ia hanya satu pertandingan dari perjalanan panjang Semen Padang FC di Pegadaian Championship 2026/2027. Tetapi dari pertandingan seperti inilah sebuah tim biasanya menemukan hal-hal yang masih harus diperbaiki.

Bagi Semen Padang FC, salah satunya adalah bagaimana menjaga pertandingan ketika kemenangan sudah berada dalam jangkauan. Gol Igor Cukovic pada awal pertandingan, sudah memberi mereka kesempatan untuk mengendalikan cerita. Namun sebuah kelengahan di penghujung laga membuat cerita itu berubah.

Ada tiga poin yang sempat berada di tangan. Pada akhirnya, hanya satu yang dibawa pulang.

Dan mungkin, itulah yang akan dibawa Semen Padang FC dari pertandingan malam itu, bukan hanya satu angka di klasemen, tetapi sebuah pengingat bahwa pertandingan baru benar-benar selesai ketika peluit terakhir berbunyi.


Ditulis oleh O. Hairudin Sikumbang
Kontributor BekisarMedia.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *