Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan
Gubernur Sumsel, Herman Deru saat membuka Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54, Rapat Konsultasi PKK, dan Rakerda Dekranasda Sumsel, di Hotel Aryaduta Palembang, pada hari Rabu, tanggal 01 April 2026. (BEKISARMEDIA.ID/REFNI)
Gubernur Sumsel, Herman Deru saat membuka Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54, Rapat Konsultasi PKK, dan Rakerda Dekranasda Sumsel, di Hotel Aryaduta Palembang, pada hari Rabu, tanggal 01 April 2026. (BEKISARMEDIA.ID/REFNI)

Herman Deru Dorong PKK dan Dekranasda Sumsel Lebih Hemat tapi Tetap Maksimal

BekisarMedia.id — Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel), Herman Deru, meminta TP PKK dan Dekranasda tetap produktif meski menjalankan efisiensi kegiatan, agar program untuk masyarakat tetap berjalan maksimal.

Pesan itu disampaikan Herman Deru saat membuka Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54, Rapat Konsultasi PKK, dan Rakerda Dekranasda Sumsel, di Hotel Aryaduta Palembang, pada hari Rabu, tanggal 01 April 2026.

Menurut Herman Deru, penggabungan beberapa agenda dalam satu rangkaian kegiatan, merupakan bentuk efisiensi yang tepat. Ia menilai, cara itu bisa menghemat biaya tanpa mengurangi kualitas hasil.

Gubernur Sumsel, Herman Deru saat membuka Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54, Rapat Konsultasi PKK, dan Rakerda Dekranasda Sumsel, di Hotel Aryaduta Palembang, pada hari Rabu, tanggal 01 April 2026. (BEKISARMEDIA.ID/REFNI)
Gubernur Sumsel, Herman Deru saat membuka Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54, Rapat Konsultasi PKK, dan Rakerda Dekranasda Sumsel, di Hotel Aryaduta Palembang, pada hari Rabu, tanggal 01 April 2026. (BEKISARMEDIA.ID/REFNI)

Herman Deru Minta PKK Sumsel Tetap Produktif

Herman Deru menegaskan, efisiensi bukan berarti menurunkan kualitas kerja. Sebaliknya, organisasi justru harus mampu menghasilkan program yang lebih optimal, dengan penggunaan sumber daya yang lebih hemat.

“Kita melaksanakan amanah efisiensi dari pusat. Bahkan kalau perlu, beberapa kegiatan bisa digabung sekaligus agar lebih hemat, tetapi tidak mengurangi makna dan hasilnya,” ujar Herman Deru.

Ia juga mengapresiasi kekompakan jajaran PKK dari tingkat provinsi hingga desa. Kehadiran lebih dari 100 peserta, dinilai menjadi bukti soliditas organisasi dalam mendukung program pemerintah.

Ketua TP PKK Sumsel, Hj. Febrita Lustia, saat menghadiri peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54, Rapat Konsultasi PKK, dan Rakerda Dekranasda Sumsel, di Hotel Aryaduta Palembang, pada hari Rabu, tanggal 01 April 2026. (BEKISARMEDIA.ID/REFNI)
Ketua TP PKK Sumsel, Hj. Febrita Lustia, saat menghadiri peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54, Rapat Konsultasi PKK, dan Rakerda Dekranasda Sumsel, di Hotel Aryaduta Palembang, pada hari Rabu, tanggal 01 April 2026. (BEKISARMEDIA.ID/REFNI)

Posyandu dan Perlindungan Anak Jadi Sorotan

Dalam arahannya, Herman Deru meminta PKK terus memperkuat perannya di tengah masyarakat. Menurutnya, PKK memiliki posisi penting karena langsung menyentuh keluarga, terutama kaum ibu.

Ia juga mengingatkan tentang pentingnya mengaktifkan kembali posyandu, sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.

Langkah ini dinilai penting, untuk membantu menekan angka stunting dan mempersiapkan generasi sehat menuju bonus demografi pada tahun 2045 mendatang.

Selain itu, Herman Deru meminta PKK ikut mendukung kebijakan pembatasan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun. Isu ini dianggap penting, karena berkaitan langsung dengan pendidikan, perlindungan anak, dan kesehatan mental generasi muda.

Bagi banyak keluarga di Sumsel, persoalan stunting, penggunaan gawai, hingga layanan posyandu, memang menjadi hal yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Gubernur Sumsel, Herman Deru saat membuka Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54, Rapat Konsultasi PKK, dan Rakerda Dekranasda Sumsel, di Hotel Aryaduta Palembang, pada hari Rabu, tanggal 01 April 2026. (BEKISARMEDIA.ID/REFNI)
Gubernur Sumsel, Herman Deru saat membuka Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54, Rapat Konsultasi PKK, dan Rakerda Dekranasda Sumsel, di Hotel Aryaduta Palembang, pada hari Rabu, tanggal 01 April 2026. (BEKISARMEDIA.ID/REFNI)

Dekranasda Diminta Jaga Wastra dan Kerajinan Lokal

Terkait Dekranasda, Herman Deru menegaskan mengenai pentingnya peran organisasi tersebut dalam menjaga identitas budaya daerah.

Ia mendorong setiap kabupaten dan kota memiliki ruang pamer produk unggulan, agar kerajinan lokal, termasuk kain tradisional Sumsel, bisa semakin dikenal.

Menurut Herman Deru, Dekranasda bukan hanya tempat memamerkan produk, tetapi juga ruang untuk menunjukkan proses pembuatan dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

“Dekranasda bukan hanya tempat memamerkan produk, tetapi juga ruang untuk menunjukkan proses dan nilai dari kerajinan itu sendiri. Ini penting untuk menjaga identitas budaya daerah,” katanya.

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pameran kerajinan khas Sumsel dan fashion show anak-anak yang menampilkan kain tradisional daerah. (ref)

Ditulis oleh : Refni Silfiani | Redaktur : O. Hairudin Sikumbang

About Refni Silviani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *