Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan
Pemain Arema FC melakukan latihan sebelum menjalani pertandingan di BRI Super League musim 2025/2026. (foto : ileague.id)
Pemain Arema FC melakukan latihan sebelum menjalani pertandingan di BRI Super League musim 2025/2026. (foto : ileague.id)

Arema FC Hadapi Situasi Sulit Jelang Laga Penting, Pemain Lokal Jadi Andalan Baru

BekisarMedia.id — Persiapan Arema FC menghadapi lanjutan BRI Super League 2025/26 tidak berjalan mulus. Menjelang laga melawan Malut United FC di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, tim justru harus menghadapi krisis pemain yang berpotensi memengaruhi performa di lapangan.

Sejumlah pemain asing yang selama ini menjadi tulang punggung dipastikan absen akibat sanksi disiplin. Kondisi ini memaksa pelatih Marcos Santos melakukan penyesuaian besar dalam komposisi tim, termasuk merombak strategi permainan yang telah dibangun sejak awal musim.

Situasi semakin kompleks setelah satu pemain asing lainnya, Walisson Maia, masih dalam proses pemulihan cedera. Dengan keterbatasan tersebut, opsi pemain asing praktis menjadi sangat minim.

“Kami kehilangan beberapa pemain penting karena kartu. Sekarang fokus kami adalah mencari solusi secepat mungkin,” ujar Marcos Santos.

Di tengah tekanan, tim pelatih mulai mengalihkan fokus pada kekuatan pemain lokal. Sejumlah nama yang sebelumnya lebih sering menjadi pelapis kini diproyeksikan tampil sebagai pemain inti dalam pertandingan mendatang.

Beberapa pemain seperti Adi Satryo, Hansamu Yama, hingga Arkhan Fikri dipersiapkan untuk mengisi posisi krusial. Selain itu, pemain lain seperti Jayus Hariono, Salim Tuharea, dan Anwar Rifai juga masuk dalam skema rotasi untuk menjaga keseimbangan tim.

Dalam sesi latihan, perubahan mulai terlihat. Kombinasi baru dicoba di berbagai lini, termasuk di sektor pertahanan dan lini tengah. Tim pelatih berupaya menemukan komposisi yang tetap solid meski tanpa sejumlah pemain utama.

Pendekatan ini tidak hanya bertujuan menutup kekurangan, tetapi juga membuka peluang bagi pemain lokal untuk menunjukkan kualitasnya. Kesempatan ini dinilai penting untuk memperkuat kedalaman skuad dalam jangka panjang.

Bagi Arema FC, pertandingan melawan Malut United bukan sekadar laga biasa. Hasil pertandingan akan sangat menentukan posisi tim di klasemen, sekaligus menjadi ujian mental bagi skuad yang sedang dalam kondisi tidak ideal.

Marcos Santos menegaskan timnya tidak akan menyerah meski menghadapi banyak kendala. Ia memastikan seluruh pemain akan bekerja keras untuk menjaga performa tim tetap kompetitif.

“Kami akan memanfaatkan waktu yang ada untuk menemukan komposisi terbaik,” katanya.

Bagi pendukung Arema FC, situasi ini menjadi momen yang penuh tantangan sekaligus harapan. Di satu sisi, absennya pemain kunci menjadi kekhawatiran. Namun di sisi lain, muncul peluang bagi wajah-wajah baru untuk tampil dan membawa perubahan.

Dengan persiapan yang terus dimaksimalkan, Arema FC berharap tetap mampu tampil kompetitif dan meraih hasil positif di laga mendatang.

Ditulis oleh : Angga Putra | Redaktur : Tri Ricki Yakub

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *