BEKISARMEDIA.ID — Gubernur Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), Herman Deru, memaparkan sejumlah capaian prestisius dan arah kebijakan masa depan, dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Sumsel pada hari Senin, tanggal 18 Mei 2026.
Agenda yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-80 Provinsi Sumsel ini, menjadi momentum penting untuk merefleksikan transformasi daerah yang kini mengusung tema Sumsel Tangguh, Maju Lebih Cepat.
Dalam sambutannya di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Herman Deru menegaskan bahwa usia 80 tahun merupakan titik balik untuk melakukan evaluasi mendalam, serta inovasi terhadap dinamika zaman.
Ia menyebutkan bahwa Sumsel berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,35 persen pada tahun 2025, angka yang menempatkan Bumi Sriwijaya sebagai provinsi dengan pertumbuhan tertinggi kedua di Pulau Sumatra.

Capaian Indikator Kesejahteraan dan Prestasi Nasional
Tren positif pembangunan Sumsel juga terlihat dari penurunan angka kemiskinan yang kini berada di level 9,85 persen, dengan tingkat kemiskinan ekstrem yang merosot hingga 0,76 persen, pencapaian yang diklaim lebih baik dari rata-rata nasional.
Selain itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berhasil ditekan ke angka 3,59 persen, beriringan dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 74,76 atau terkategori tinggi selama tujuh tahun berturut-turut.
“Berbagai capaian ini merupakan bukti bahwa Sumatera Selatan terus bergerak maju. Namun, kita tidak boleh berpuas diri karena tantangan ke depan, terutama bonus demografi, menuntut kebijakan yang lebih presisi,” ujar Herman Deru.
Keberhasilan ini turut dibuktikan dengan deretan penghargaan nasional sepanjang 2025 hingga awal 2026. Sumsel sukses meraih predikat Provinsi Terinovatif pada ajang Innovative Government Award (IGA), penghargaan TPID terbaik wilayah Sumatera, hingga apresiasi nasional atas penurunan prevalensi stunting yang sangat progresif.

Transformasi Digital dan 12 Program Strategis Prioritas
Menghadapi tantangan global, Gubernur Herman Deru menekankan pentingnya adaptasi terhadap teknologi mutakhir. Ia menginstruksikan penguatan pendidikan vokasi dan kewirausahaan yang terintegrasi dengan transformasi digital serta pemanfaatan Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Hal ini dinilai krusial untuk menyiapkan 100.000 Sultan Muda Sumsel sebagai motor penggerak ekonomi baru.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel saat ini sedang mengakselerasi 12 program strategis, termasuk pembangunan New Palembang Port Tanjung Carat, Program Berkat (Berobat Gratis Ber-KTP), Gerakan Sumsel Mandiri Pangan, hingga infrastruktur tuntas merata di seluruh kabupaten/kota.
Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, SE., M.M., menambahkan bahwa sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci suksesnya pembangunan ini.

Perayaan HUT ke-80 ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan kemasyarakatan mulai dari bakti sosial, pasar murah, hingga Festival Sriwijaya yang bertujuan untuk menjaga kelestarian budaya sekaligus menggerakkan sektor UMKM lokal.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Sumsel, anggota DPR RI perwakilan Sumsel, serta jajaran kepala daerah dari 17 kabupaten dan kota yang berkomitmen untuk terus menjaga semangat gotong royong dalam membangun Sumsel. (ohs)
baca juga :
BekisarMedia.id Pendidikan, Prestasi, dan Masa Depan Sumsel




