Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan
Banner Ajakan Bijak Menyikapi Informasi dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin
Anas Urbaningrum, Ketua Umum Pimpinan Nasional Partai Kebangkitan Nusantara, saat menghadiri acara Safari Ramadhan dan Sarasehan di Sekretariat Pimpinan Daerah PKN Provinsi Sumatera Selatan, di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang, Minggu, 24 Maret 2024. (bekisarmedia.id/angga putra)
Anas Urbaningrum, Ketua Umum Pimpinan Nasional Partai Kebangkitan Nusantara, saat menghadiri acara Safari Ramadhan dan Sarasehan di Sekretariat Pimpinan Daerah PKN Provinsi Sumatera Selatan, di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang, Minggu, 24 Maret 2024. (bekisarmedia.id/angga putra)

Harapan Anas Urbaningrum Perihal Pramuka Tidak Lagi Ekskul Wajib di Sekolah

BekisarMedia.id — Keputusan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbutristek) Republik Indonesia untuk mencabut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Ekstrakulikuler (Ekskul) Wajib pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, mendapatkan respon dari berbagai pihak, termasuk dari Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Anas Urbaningrum.

Anas Urbaningrum mempertanyakan alasan dibalik penghapusan Pramuka sebagai Ekstrakulikuler wajib di sekolah. Dirinya pun menyayangkan keputusan tersebut, karena baginya Pramuka harus lebih disemarakan secara kontekstual.

“Kenapa ya, kok Pramuka dihapus dari kegiatan ekstrakulikuler wajib di sekolah? Sayang banget, bukannya lebih baik untuk semakin disemarakan secara kontekstual.” ujar Anas Urbaningrum.

Dirinya pun mengungkapkan kenangan di masa lalu, dimana dirinya aktif mengikuti kegiatan Pramuka, saat masih bersekolah di Sekolah Dasar (SD).

“Alhamdulillah, dulu di SD saya pernah ikut aktif dalam kegiatan Pramuka. Ada pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang membekas.” tutur Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia itu.

Anas Urbaningrum pun berharap agar Mendikbutristek, Nadiem Makarim, kembali mempertimbangkan status Pramuka sebagai ekstrakulikuler wajib di sekolah.

“Betapa banyak anak-anak di negeri ini yang merasakan faedah dari kegiatan-kegiatan Pramuka. Semoga kegiatan Pramuka ini dapat terus menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter dan kepribadian generasi muda Indonesia.” katanya. (sh)

3a39f8afb679f0a60a78f1a01894f548

Ditulis oleh : | Redaktur : O. Hairudin Sikumbang

About Oyong Hairudin

Avatar photo
Wartawan yang memiliki sertifikat kompetensi muda. Aktif meliput perkembangan olahraga, sepak bola, dan peristiwa daerah di Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *