Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan
Pj. Wali Kota Palembang, Ucok Abdul Rauf, menerima massa pengunjuk rasa dari Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Palembang, hari Kamis tanggal 20 Juni 2024. (Bekisar Media / Oyong Hairudin)
Pj. Wali Kota Palembang, Ucok Abdul Rauf, menerima massa pengunjuk rasa dari Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Palembang, hari Kamis tanggal 20 Juni 2024. (Bekisar Media / Oyong Hairudin)

Baru Satu Hari Menjabat, Pj. Wali Kota Palembang Langsung ‘Diserbu’ Mahasiswa: Kami Butuh yang Galak Begawe!

BEKISARMEDIA.ID — Suasana kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mendadak riuh, saat rombongan mahasiswa dari PC PMII Kota Palembang datang melayangkan aksi protes, Kamis, 20 Juni 2024.

Baru satu hari duduk di kursi jabatan, Penjabat (Pj.) Wali Kota Palembang, Ucok Abdul Rauf Damenta, langsung “dihadang” tuntutan besar, terkait masalah klasik yang menjerat kota ini.

Para mahasiswa menuntut komitmen nyata dari sang pemimpin baru, agar tidak sekadar menjadi pengisi jabatan, namun benar-benar menyelesaikan “penyakit” menahun Palembang.

Tuntutan Penuntasan ‘PR’ Menahun

Koordinator Lapangan aksi, M. Rian Nasrullah, menegaskan bahwa kemacetan parah dan banjir yang sering merendam pemukiman warga, sudah sangat menghambat produktivitas masyarakat.

Peran mahasiswa sebagai social control, memaksa mereka untuk peka terhadap keresahan warga yang merasa pembangunan kota belum menyentuh kebutuhan mendasar.

“Kami menuntut Pj. Wali Kota segera tuntaskan pembangunan dan kemacetan, karena ini sangat menghambat produktivitas warga Palembang,” tegas Rian di tengah orasi.

Butuh Pemimpin yang ‘Galak Begawe’, Bukan Sekadar Jabatan

Kritik tajam juga datang dari Aria Tan Ifin yang menilai Palembang saat ini butuh pemimpin yang berani terjun langsung ke lapangan, membenahi fasilitas publik.

Ia menekankan bahwa masyarakat tidak butuh figur yang hanya terlihat hebat di atas kertas, melainkan sosok yang punya nyali menyelesaikan jalan rusak dan premanisme.

“Intinya, kami tidak butuh Pj yang cak-cak hebat, kami butuh yang galak begawe (mau bekerja),” celetuk Aria yang disambut riuh massa aksi.

Respons Ucok Abdul Rauf: Ajakan Kolaborasi Lintas Mahasiswa

Menyikapi aksi tersebut, Pj. Wali Kota Palembang, Ucok Abdul Rauf Damenta, justru menyambut hangat masukan dari para aktivis mahasiswa tersebut.

Ucok menyatakan sangat menghargai analisis kritis yang diberikan PMII, dan mengajak mahasiswa untuk ikut berkomitmen merawat Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), bersama pemerintah.

Ia pun menjanjikan akan menyediakan waktu khusus dalam sebuah forum lintas mahasiswa, untuk membedah strategi jangka pendek dan panjang dalam membenahi kota.

“Insya Allah jajaran Pemkot komitmen, nanti kita adakan forum khusus membahas persoalan kota bersama mahasiswa,” tutup Ucok Abdul Rauf Damenta. (ohs)

Baca juga :

Ditulis oleh : O. Hairudin Sikumbang | Redaktur : O. Hairudin Sikumbang

About Oyong Hairudin

Avatar photo
Wartawan yang memiliki sertifikat kompetensi muda. Aktif meliput perkembangan olahraga, sepak bola, dan peristiwa daerah di Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *