BekisarMedia.id, Jakarta — Langkah tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, harus terhenti di babak kedua Daihatsu Indonesia Masters tahun 2026. Wakil Merah Putih itu, kalah melalui pertarungan tiga gim melawan pebulu tangkis Chinese Taipei, Huang Yu-Hsun, dengan skor 17-21, 21-19, 17-21.
Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, Putri Kusuma Wardani sebenarnya sempat membuka peluang untuk melaju lebih jauh. Setelah kehilangan gim pertama, pemain peringkat tujuh dunia itu mampu bangkit dan memaksakan rubber game, usai merebut gim kedua. Namun, tekanan permainan cepat dan agresif dari Huang Yu-Hsun kembali membuat Putri Kusuma Wardani kesulitan di gim penentuan.
Putri Kusuma Wardani mengakui bahwa sejak awal laga, ia belum mampu menemukan pola permainan terbaik untuk mengimbangi strategi lawan. Menurutnya, Huang Yu-Hsun tampil dengan persiapan yang sangat matang, dan konsisten menekan dari berbagai sisi.
[irp]“Saya belum bisa mengeluarkan permainan terbaik, karena lawan juga sudah menyiapkan strategi yang sangat baik. Dari gim pertama sampai ketiga, saya cukup kesulitan,” ujar Putri Kusuma Wardani, dilansir dari website resmi PBSI, pada hari Jum’at, tanggal 23 Januari 2026.
Ia menambahkan bahwa permainan lawan yang agresif, terutama dalam mengambil bola depan dan melakukan serangan udara, menjadi faktor utama yang membuat ritme permainannya terganggu.
“Lawan banyak mengambil bola depan dan bola atasnya jumping terus, itu yang bikin saya kesulitan, karena arah bolanya jadi kurang terbaca,” lanjutnya.
[irp]Indonesia Masters tahun 2026 menjadi turnamen ketiga yang diikuti Putri sepanjang Januari. Sebelumnya, ia juga tampil di Malaysia Open (Super 1000) dan India Open (Super 750).
Padatnya jadwal turnamen, diakui turut memengaruhi kondisi fisiknya, meski ia menegaskan hal tersebut bukan alasan utama atas kekalahan yang dialami.
“Kelelahan pasti ada, tapi sebagai atlet kami harus bisa mengontrol. Namanya pertandingan, kami harus habis-habisan di lapangan. Saya berusaha mengeluarkan semua kemampuan,” ungkap Putri Kusuma Wardani.
[irp]Setelah tersingkir dari Indonesia Masters, Putri Kusuma Wardani dijadwalkan kembali berlaga pada All England tahun 2026 yang akan digelar Maret mendatang. Ia menilai, jeda waktu yang cukup panjang sebelum turnamen tersebut, akan dimanfaatkan untuk pemulihan dan peningkatan kualitas latihan.
“Sekarang bisa istirahat dan yang lebih penting, saya bisa latihan lebih intensif untuk memperbaiki kekurangan dari tiga turnamen ini,” katanya.
Putri Kusuma Wardani sendiri merupakan satu-satunya wakil Indonesia di sektor tunggal putri pada Daihatsu Indonesia Masters tahun 2026. Sementara itu, Indonesia masih menyisakan harapan di sektor tunggal putra melalui Alwi Farhan.
[irp]Alwi Farhan dijadwalkan bertanding pada hari Kamis malam, tanggal 22 Januari 2026 melawan wakil China, Wang Zheng Xing. Di sisi lain, Anthony Sinisuka Ginting harus absen dari turnamen berhadiah total 500 ribu dolar AS itu, akibat cedera pinggang. (try)
BekisarMedia.id Pendidikan, Prestasi, dan Masa Depan Sumsel



