BEKISARMEDIA.ID — Sekretariat Jenderal (Setjen) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) memperkuat kolaborasi komunikasi publik dengan kementerian, lembaga negara, dan pemerintah daerah melalui Forum Komunikasi Publik (FKP) Bakohumas DPD RI.
Kegiatan yang dihelat di Oakwood Hotel Jakarta, Rabu, tanggal 4 November 2026 ini, menjadi momentum penting untuk memperluas jangkauan publikasi potensi, prestasi, dan inovasi daerah, sekaligus menyukseskan penyelenggaraan DPD RI Awards 2026.
Sekretaris Jenderal DPD RI, Komjen Pol. H. Mohammad Iqbal, menyatakan bahwa perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola interaksi publik dengan lembaga negara secara masif.
Masyarakat kini menuntut informasi yang cepat, akurat, transparan, dan mudah diakses. Kondisi tersebut menuntut humas pemerintah untuk bertransformasi bukan sekadar pelaksana publikasi, melainkan sebagai pengelola komunikasi strategis dan penjembatan aspirasi.
“Fungsi humas pemerintah saat ini tidak lagi sebatas menyampaikan informasi kegiatan. Humas harus mampu membangun komunikasi strategis, menjembatani aspirasi masyarakat, sekaligus menggerakkan kolaborasi antar lembaga,” ujar Mohammad Iqbal.
Ia menegaskan, sebagai representasi kepentingan daerah, DPD RI membutuhkan dukungan komunikasi kelembagaan yang inklusif agar kontribusi serta hasil kerja nyata lembaga dapat dipahami secara utuh oleh masyarakat luas.
Dalam kesempatan yang sama, Mohammad Iqbal memaparkan bahwa DPD RI Awards 2026 merupakan penyelenggaraan kedua setelah sukses digelar pada 2025.
Bertepatan dengan momentum HUT ke-22 DPD RI, ajang apresiasi tahun ini menghadirkan empat kategori penghargaan utama: Penggerak Desa Mandiri Pangan, Inovator Teknologi Kesehatan, Pelestari Budaya Daerah, serta Inovator Pendidikan Nonformal/Pendidikan Luar Sekolah. Selain itu, diberikan pula Special Recognition Award bagi instansi yang memberikan dampak luas bagi bangsa.
“Melalui DPD RI Awards, kita ingin memberikan apresiasi kepada putra-putri terbaik bangsa yang telah menghadirkan karya, inovasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Molly, menekankan bahwa humas pemerintah harus beradaptasi menjadi garda terdepan komunikasi strategis yang mampu membangun kepercayaan publik, bukan sekadar peliput acara seremonial.
“Di tengah transformasi ini, humas pemerintah tidak boleh sekadar menjadi penyampai agenda seremonial atau dokumentasi semata. Humas pemerintah adalah garda terdepan komunikasi strategis, penjaga kepercayaan publik, dan jembatan aspirasi masyarakat,” ujar Molly.
Forum strategis ini turut menghadirkan Anggota DPD RI sekaligus Dewan Pakar DPD RI Awards 2026 (Agustin Teras Narang), Dirjen Komunikasi Publik dan Media Komdigi sekaligus Ketua Bakohumas (Fifi Aleyda Yahya), Kepala Biro OKK Setjen DPD RI (Fitriani), serta penerima penghargaan tahun sebelumnya (Aqsa Aufa Syauqi Sadana).
Melalui sinergi Bakohumas ini, Setjen DPD RI optimis ekosistem komunikasi pusat dan daerah semakin terintegrasi dalam mendorong kemajuan pembangunan nasional. (ras)













