Ketua DPRD Sumsel bersama Ribuan Warga Kabupaten OKU Selatan Hadiri Nuzulul Qur’an, Pesan Al-Qur’an Ditekankan dalam Kehidupan Sehari-hari

Kesiapan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin untuk Bebas Asap Tahun 2026

BekisarMedia.id — Ribuan warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), memadati Masjid Agung Al-Muhtadin, Muaradua, dalam peringatan malam Nuzulul Qur’an, yang digelar hari Jum’at, tanggal 13 Maret 2026.

Tingginya partisipasi masyarakat, mencerminkan kuatnya minat terhadap kegiatan keagamaan, khususnya di bulan Ramadhan tahun 1.447 Hijriah.

Sejak sore hari, jama’ah mulai berdatangan untuk mengikuti rangkaian acara yang menghadirkan penceramah nasional, Ustadz Abdul Somad.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda keagamaan yang digelar secara kolaboratif antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Selatan.

Baca juga : Tawuran Dini Hari di Palembang Berujung Maut, Polisi Ringkus Pelaku di Banten

Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menilai peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar seremonial.

Ia menyebutkan bahwa momentum ini penting untuk memperkuat nilai keimanan, sekaligus membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini membawa dampak positif, karena mempererat hubungan sosial sekaligus meningkatkan kesadaran spiritual masyarakat,” ujar Andie Dinialdie.

Menurutnya, kegiatan yang melibatkan partisipasi luas masyarakat, dapat menjadi sarana memperkuat karakter religius, terutama di tengah dinamika kehidupan modern.

Baca juga : Gubernur Sumsel Resmikan Soft Launching Pusat Oleh-Oleh di Kampung Wakaf Marogan

Selain itu, interaksi langsung antara masyarakat dan tokoh agama, dinilai mampu memperkaya pemahaman keagamaan secara praktis.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Abdul Somad (UAS) mengajak umat Islam untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menekankan tentang pentingnya tidak hanya membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

“Al-Qur’an bukan hanya dibaca, tetapi harus menjadi panduan dalam bersikap dan mengambil keputusan,” kata Ustadz Abdul Somad di hadapan jama’ah.

Baca juga : Operasi Ketupat Musi Tahun 2026 Resmi Dimulai, Polda Sumsel Perkuat Pengamanan Mudik Idul Fitri

Pesan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir. Bagi sebagian warga, kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan ketenangan batin, tetapi juga menjadi ruang belajar bersama dalam memperdalam pemahaman agama.

Selain unsur legislatif, kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Kabupaten OKU Selatan (Abusama), Wakil Bupati (Misnadi), serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.

Kehadiran para pemangku kebijakan, menunjukkan dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang berdampak langsung pada kehidupan sosial masyarakat.

Di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks, kegiatan keagamaan seperti peringatan Nuzulul Qur’an, dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni dan memperkuat nilai kebersamaan.

Baca juga : Gubernur Sumsel Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Kesuksesan Pelajar

Masyarakat tidak hanya mendapatkan siraman rohani, tetapi juga ruang untuk mempererat hubungan sosial. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan terus digelar secara berkelanjutan, tidak terbatas pada bulan Ramadhan.

Upaya ini dinilai penting untuk menjaga kesinambungan pembinaan spiritual masyarakat sekaligus memperkuat identitas religius di tingkat lokal. (ohs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *