BEKISARMEDIA.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) bersama BPJS Kesehatan Cabang Palembang menggelar Rapat Forum Kemitraan Tahun 2026, guna mempercepat optimalisasi layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Pertemuan strategis yang berlangsung di Ruang Rapat Randik, hari Selasa, tanggal 12 Mei 2026 ini, difokuskan pada monitoring dan evaluasi menyeluruh terhadap ketersediaan fasilitas kesehatan, pembenahan sarana prasarana, serta pemerataan sumber daya manusia (SDM) medis di seluruh wilayah Kabupaten Muba.
Agenda berkala ini menjadi instrumen koordinasi penting, demi memastikan jaminan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dapat berjalan secara merata, berkualitas, dan berkelanjutan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang, Edy Surlis, menegaskan bahwa peningkatan mutu layanan kesehatan tidak dapat ditinjau dari aspek regulasi pembiayaan semata, melainkan harus ditopang oleh kesiapan infrastruktur dan kecukupan tenaga medis di lapangan.
“Melalui forum kemitraan ini, kita melakukan evaluasi bersama terhadap kondisi riil di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun rujukan. Tujuannya agar pemetaan kendala teknis dapat segera ditindaklanjuti, sehingga pelayanan kepada peserta JKN di Kabupaten Musi Banyuasin menjadi semakin responsif dan mudah diakses,” ujar Edy Surlis.
Ia menambahkan, BPJS Kesehatan memiliki komitmen penuh untuk menyokong program kerja Pemkab Muba dalam menghadirkan sistem pelayanan kesehatan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kepuasan pasien.
Sinergi lintas sektoral ini dinilai krusial mengingat sektor kesehatan bersentuhan langsung dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Muba, Pathi Riduan, S.E., ATD., M.M., menyatakan bahwa jajaran pemerintah daerah menaruh perhatian besar pada sektor kepegawaian medis.
Pihaknya terus melakukan analisis kebutuhan jabatan untuk mengurai ketimpangan sebaran tenaga kesehatan di pelosok daerah.
“Pemkab Muba mendukung penuh hasil evaluasi forum kemitraan ini. Dari aspek manajerial SDM, kami terus menggenjot penguatan kapasitas aparatur kesehatan serta mendorong kebijakan redistribusi pegawai agar pelayanan medis di tingkat puskesmas hingga rumah sakit rujukan dapat berjalan maksimal,” tutur Pathi Riduan.
Lebih lanjut, Dirinya menyebutkan bahwa tata kelola pelayanan yang prima harus berjalan selaras dengan pemenuhan kelengkapan alat kesehatan dan sarana penunjang lainnya.
Dengan sinergi yang terus terjaga, diharapkan setiap fasilitas kesehatan di Kabupaten Muba mampu memberikan penanganan medis yang cepat, tepat, dan sesuai standar operasional yang baku. (ang)
baca juga :
BekisarMedia.id Pendidikan, Prestasi, dan Masa Depan Sumsel




