BekisarMedia.id — Kerinduan masyarakat Desa Simpang Sari, Kecamatan Lawang Wetan, terhadap akses jalan yang layak, akhirnya terwujud. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) merampungkan pembangunan ruas Jalan Simpang Sari–Bandar Jaya yang selama bertahun-tahun dinantikan warga.
Pembangunan jalan sepanjang 1,5 kilometer dengan lebar 5 meter itu, direalisasikan pada Tahun Anggaran 2025 melalui APBD Kabupaten Muba. Jalan dibangun menggunakan konstruksi beton mutu K.300, dengan pembesian yang dirancang memiliki ketahanan tinggi terhadap beban lalu lintas dan umur layanan lebih panjang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muba, Rudianto, menjelaskan bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari program peningkatan ruas jalan Simpang Sari–Bandar Jaya.
“Secara teknis, konstruksi menggunakan beton K.300 dengan pembesian untuk memastikan kekuatan struktur. Lebar 5 meter memungkinkan kendaraan roda dua maupun roda empat melintas dengan aman dan nyaman. Kami memastikan pengerjaan sesuai standar teknis yang berlaku,” ujar Rudianto, pada hari Sabtu, tanggal 21 Februari 2026.
Ia menambahkan, pembangunan ini berdampak pada peningkatan kemantapan jalan di wilayah tersebut. Sebelum proyek dilaksanakan, kondisi jalan mantap tercatat 7,25 kilometer atau 74,01 persen, sementara jalan tidak mantap mencapai 2,55 kilometer atau 25,99 persen.
Setelah pembangunan, kondisi jalan mantap meningkat menjadi 8,2 kilometer atau 83,67 persen, sedangkan jalan tidak mantap turun menjadi 1,60 kilometer atau 16,33 persen.
Ruas strategis ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di Desa Simpang Sari, Talang Care, dan Bandar Jaya, serta mendukung konektivitas Kecamatan Lawang Wetan dan Kecamatan Sekayu.
Akses menuju pusat pemerintahan, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, hingga kawasan perkebunan kini menjadi lebih mudah. Jalan tersebut juga terhubung dengan jalur Sukarami–C2 dan ruas nasional Sekayu–Mangun Jaya.
Bupati Kabupaten Muba, M. Toha, menyampaikan bahwa pembangunan jalan ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pemerataan infrastruktur.
“Kami memahami ini adalah harapan lama masyarakat. Di tahun pertama kepemimpinan, kami berupaya menuntaskan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat,” ujarnya.
Menurutnya, infrastruktur jalan yang baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan.
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur akan terus menjadi prioritas, agar tidak ada lagi wilayah yang terisolasi di Kabupaten Muba. (een)
BekisarMedia.id BekisarMedia.id menyajikan berita olahraga terkini, sepak bola nasional dan daerah, klasemen, transfer pemain, dan update kompetisi Indonesia.


One comment
Pingback: Pemkab dan DPRD Kabupaten Muba Percepat Penyelesaian Sengketa Batas dengan Kabupaten Muratara - BekisarMedia.id