Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan
Banner Ajakan Bijak Menyikapi Informasi dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin
Erick Yuniman, Direktur PT Cahaya Sumsel Utama, Perusahaan Pengelola Sumsel United. (BEKISARMEDIA.ID/TRY)
Erick Yuniman, Direktur PT Cahaya Sumsel Utama, Perusahaan Pengelola Sumsel United. (BEKISARMEDIA.ID/TRY)

Cetak Sejarah Juara EPA U-19, Manajemen Sumsel United Siapkan Slot Promosi ke Tim Senior

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Sumatera Selatan

BEKISARMEDIA.ID — Keberhasilan Sumsel United U-19 merengkuh gelar juara kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Pegadaian Championship U-19 tahun 2026, menjadi momentum krusial bagi masa depan klub.

Prestasi monumental tim berjuluk Laskar Juaro ini, tidak hanya diganjar dengan apresiasi dan bonus kemenangan, tetapi juga membuka keran promosi bagi para pesepak bola muda asli Sumatra Selatan (Sumsel) untuk menembus skuad utama yang berlaga di kompetisi profesional.

Manajemen klub menegaskan komitmen jangka panjangnya untuk membangun ekosistem sepak bola daerah melalui pembinaan talenta lokal secara murni. Sejumlah pilar penting yang tampil impresif sepanjang bergulirnya kompetisi kasta tertinggi usia muda nasional musim ini, dipastikan masuk dalam proyeksi kenaikan kelas ke tim senior Sumsel United.

Direktur PT Cahaya Sumsel Utama (CSU) selaku perusahaan pengelola klub, Erick Yuniman, menegaskan bahwa sejak awal pendiriannya, Sumsel United tidak semata-mata berorientasi pada pemburuan trofi.

Klub ini didesain sebagai wadah inkubasi jaminan mutu bagi talenta berbakat asal Sumsel agar mampu bersaing di panggung sepak bola nasional. Langkah ini linier dengan cetak biru yang dicanangkan oleh jajaran direksi.

“Sejak awal, arahan dari Presiden Klub Sumsel United, Bapak Cik Ujang, sangat jelas bahwa klub ini fokus terhadap pembinaan pemain muda. Seluruh pemain di dalam skuad U-19 ini murni berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sumsel. Mereka semua berhasil masuk melalui proses seleksi ketat tanpa dipungut biaya sedikit pun,” ungkap Erick Yuniman, Minggu, 17 Mei 2026.

Erick Yuniman menambahkan, kesuksesan mengamankan podium juara nasional ini, membuktikan bahwa potensi pesepak bola muda daerah sangat melimpah, apabila difasilitasi dengan program pembinaan dan kesempatan menit bermain yang tepat.

Manajemen kini mulai menyusun langkah strategis lanjutan dengan melakukan koordinasi intensif bersama tim kepelatihan, guna memetakan nama-nama pemain yang dinilai matang untuk dipromosikan. Targetnya, regulasi kuota pemain lokal di kompetisi Liga 2 musim depan dapat dioptimalkan oleh putra daerah.

Beberapa nama fungsional seperti Mulyadi dan Sinung, dinilai menunjukkan progres yang sangat positif, setelah sempat mencicipi atmosfer tim senior sebelumnya. Selain itu, gelandang muda berbakat Wafa Habiby juga telah diintegrasikan dalam program magang dan latihan bersama tim utama.

Di sisi lain, pelatih kepala Sumsel United U-19, Ardi Hernando, mengonfirmasi ada beberapa anak asuhnya yang secara teknis dan mentalitas sudah siap diuji di level yang lebih tinggi. Indikatornya merujuk pada konsistensi performa fisik dan taktis sepanjang turnamen.

“Gelar juara ini membuktikan bahwa pemain asal Sumsel mampu bersaing di level elite nasional. Seluruh anggota tim bermain dengan kolektivitas yang baik, namun ada beberapa nama yang sangat potensial untuk dicoba di tim senior, seperti bek tangguh Zaid Imam Nawawi, serta dua aktor pencetak gol di partai final, Pasha Andrio dan Daffa Trihardi,” papar Ardi Hernando.

Keberhasilan kolektif Laskar Juaro muda ini, diharapkan mampu mengembalikan gairah dan menjadi tonggak kebangkitan sepak bola Sumsel di kancah nasional hingga internasional. (try)

baca juga :

3a39f8afb679f0a60a78f1a01894f548

Ditulis oleh : Tri Ricki Yakub | Redaktur : Tri Ricki Yakub

About tri ricki

Avatar photo
Jurnalis olahraga dengan sertifikasi Wartawan Muda, yang fokus pada dinamika sepak bola daerah dan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *