BEKISARMEDIA.ID — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Selatan (Sumsel) sukses menyelenggarakan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, di halaman Kantor Gubernur Sumsel, hari Rabu, 20 Mei 2026.
Peringatan tahun ini secara khusus menekankan urgensi penguatan literasi digital masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal, guna membentengi kedaulatan informasi nasional di tengah masifnya lompatan teknologi global.
Upacara khidmat tersebut mengusung tema besar Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara, dan diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumsel.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sumsel, Dr. H. Apriyadi Mahmud, M.Si., yang dalam kesempatan itu membacakan langsung amanat tertulis dari Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid.
Pergeseran Garis Depan Kedaulatan Bangsa
Dalam amanat Menteri Komdigi Republik Indonesia yang dibacakan oleh Dr. H. Apriyadi Mahmud, disampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum historis yang menandai lahirnya kesadaran berbangsa secara modern.
Fase tersebut menjadi titik balik, di mana perjuangan kemerdekaan tidak lagi mengandalkan perlawanan fisik secara kedaerahan, melainkan beralih menggunakan kekuatan pemikiran kolektif, manajemen organisasi modern, serta jalur diplomasi strategis demi mewujudkan bangsa yang berdaulat dan bermartabat.

Memasuki tahun 2026, ditekankan bahwa tantangan fundamental yang dihadapi bangsa Indonesia telah mengalami pergeseran geopolitik yang signifikan.
Fokus perjuangan kini tidak lagi sekadar mempertahankan kedaulatan teritorial secara fisik, melainkan telah meluas pada upaya mengamankan kedaulatan informasi serta percepatan transformasi digital yang sehat, aman, dan inklusif.
“Semangat kebangkitan nasional pada era kontemporer ini harus diwujudkan melalui keberanian kolektif dalam menghadapi perubahan zaman, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan literasi digital di seluruh lapisan masyarakat. Seluruh elemen bangsa dituntut mampu beradaptasi cepat dan kokoh menjaga persatuan di tengah dinamika teknologi informasi yang bergerak dalam hitungan detik,” ujar Dr. H. Apriyadi Mahmud, saat membacakan pidato Menteri Komdigi.

Fokus Program Strategis Nasional bagi Generasi Muda
Lebih lanjut, pidato resmi tersebut menguraikan bahwa frasa Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara, bukan sekadar slogan seremonial tahunan. Tema ini merupakan sebuah seruan taktis bagi jajaran birokrasi dan masyarakat untuk memastikan generasi muda tumbuh secara sehat, cerdas, aman dari paparan negatif siber, serta dipersiapkan menjadi motor penggerak utama atau kekuatan inti bangsa di masa depan.
Dalam naskah sambutan itu, juga digarisbawahi bahwa di bawah nakhoda kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pemerintah pusat terus mengakselerasi berbagai program strategis nasional yang berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan dasar rakyat.
Program-program tersebut diarahkan pada penguatan fondasi ekonomi digital, pemerataan akses internet di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), serta pencetakan talenta digital muda yang kompetitif di tingkat internasional.
Upacara bendera peringatan Harkitnas ke-118 ini ditutup dengan do’a bersama untuk kemajuan bangsa, dan dihadiri oleh seluruh jajaran Kepala OPD, staf ahli, serta pejabat struktural di lingkungan Pemprov Sumsel. (ang)
baca juga :
BekisarMedia.id Pendidikan, Prestasi, dan Masa Depan Sumsel




