Kunjungan Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda, mengunjungi rumah warga yang terkena musibah Angin Puting Beliung, Jalan Tanjung Bubuk, RT 03, RW 03, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat 1, Kota Palembang, hari Senin tanggal 27 Februari 2023.
Kunjungan Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda, mengunjungi rumah warga yang terkena musibah Angin Puting Beliung, Jalan Tanjung Bubuk, RT 03, RW 03, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat 1, Kota Palembang, hari Senin tanggal 27 Februari 2023.

Wawako Palembang Kunjungi Warga Terkena Musibah Angin Puting Beliung di Bukit Baru

Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda, soroti Fasilitas Umum (Fasum) serta Fasilitas Sosial (Fasos) saat meninjau warga yang terdampak musibah angin puting beliung di salah satu komplek perumahan yang berada di Jalan Tanjung Bubuk, RT 03, RW 03, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat 1, Kota Palembang, hari Senin tanggal 27 Februari 2023.

Dikatakan Fitrianti Agustinda, kunjungan yang dilakukannya guna memantau kondisi warga yang rumahnya terdampak angin puting beliung. “Tetapi kaitannya juga dengan yang dituntutkan warga yakni berkeinginan infrastruktur yang lebih rapi saja di perumahan ini.” tuturnya setelah berkunjung ke TKP.

Wakil Walikota Palembang dua periode itu juga mengungkapkan, banyak hal yang disampaikan warga terkait keluh kesah yang dirasakan selama tinggal di perumahan tersebut. “Karena memang jalan maupun saluran belum memadai.” jelas Fitrianti Agustinda.

Sosok yang akrab disapa dengan panggilan Fitri itu menambahkan, dirinya akan segera memfasilitasi pertemuan developer perumahan dengan dinas terkait tentang berbagai hal yang telah diperjanjikan, sehingga hal yang diperjanjikan tersebut dapat betul-betul bisa dilengkapi.

“Misal akses jalan yang rapi, saluran yang memadai, dan juga Fasum-Fasum yang lain. Terutama dengan kolam retensi yang belum mencukupi. Maka nanti akan kita minta supaya dilengkapi sesuai dengan aturan.” tegasnya.

Dijelaskan Fitri, dalam aturan yang ditentukan, developer harus menyiapkan 30 hingga 40 persen kawasan untuk digunakan sebagai Fasum dan Fasos. Masih dikatakannya, bahwa tidak menutup kemungkinan pihaknya akan mencabut izin terkait developer yang dinilai bandel tidak mengikuti aturan.

“Akan tetapi, tentu kita ingin menyelesaikan secara baik-baik dahulu. Kita panggil dan kita dekati, supaya yang dijanjikan kepada warga betul-betul terealisasi.” ucap Fitri. (ohs)

Umroh Bersama Hamidah
Laporan :
Editor :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *