BEKISARMEDIA.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), meluncurkan aplikasi Si-Gancang, sebagai bagian dari penguatan tata kelola pendidikan berbasis digital.
Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
“Peluncuran aplikasi Si-Gancang dilakukan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026,” kata Bupati Kabupaten OKU Timur, Lanosin Hamzah, di Martapura, hari Senin, tanggal 4 Mei 2026.
Lanosin Hamzah menjelaskan, aplikasi Si-Gancang merupakan sistem layanan administrasi pendidikan berbasis elektronik, untuk mempercepat layanan sekolah. Aplikasi ini mulai diterapkan di seluruh satuan pendidikan di Kabupaten OKU Timur.
Melalui aplikasi tersebut, pengajuan dan pengesahan dokumen sekolah dapat dilakukan secara daring, sehingga proses administrasi menjadi lebih cepat, transparan, dan terverifikasi. “Integrasi teknologi melalui aplikasi Si-Gancang diharapkan dapat menciptakan tata kelola pendidikan yang lebih transparan dan terverifikasi,” ujarnya.
Selain peluncuran aplikasi, Lanosin Hamzah juga menekankan tentang pentingnya pendidikan karakter di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan. Menurut dia, pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik.
“Kepintaran bisa saja disaingi teknologi. Namun etika, empati, dan nilai kemanusiaan tetap menjadi bagian penting dalam pendidikan,” katanya.
Ia berharap, tenaga pendidik tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk kepribadian siswa agar mampu beradaptasi di lingkungan sosial.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten OKU Timur, Wakimin, mengatakan, arah kebijakan pendidikan di daerah tersebut difokuskan pada percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kebijakan tersebut diselaraskan dengan visi daerah Maju Lebih Mulia.
Menurut dia, pemerintah daerah mengintegrasikan penguatan tata kelola pemerintahan, pemerataan akses digitalisasi pendidikan, dan dampak sosial ekonomi dalam pembangunan sektor pendidikan.
“Semua itu kami satukan agar pembangunan pendidikan berjalan terarah, terukur, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya. (ohs)
BekisarMedia.id Pendidikan, Prestasi, dan Masa Depan Sumsel



