Fokal IMM Sumsel Tegaskan Dukungan, Peran Andie Dinialdie Dinilai Dekat dengan Akar Organisasi

Kesiapan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin untuk Bebas Asap Tahun 2026

BekisarMedia.id — Pertemuan keluarga besar Muhammadiyah Sumatra Selatan (Sumsel) dalam momentum Halal Bi halal, menjadi ajang memperkuat jejaring sosial sekaligus konsolidasi dukungan terhadap kepemimpinan di daerah.

Kegiatan yang digelar di rumah dinas Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel, Andie Dinialdie, pada hari Selasa, tanggal 24 Maret 2026 itu, mempertemukan alumni dan kader lintas generasi.

Acara tersebut dihadiri unsur Persyarikatan Muhammadiyah, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), serta Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) Sumsel.

Selain mempererat silaturahmi pasca Idul fitri, forum ini juga dinilai memberi dampak pada penguatan komunikasi antara tokoh masyarakat dan pemangku kebijakan.

Baca juga : Polisi Bantu Pemudik yang Tertinggal Kereta di Baturaja

Ketua Fokal IMM Sumsel, Ruspanda Karibullah, menyampaikan bahwa sosok Andie Dinialdie dinilai tetap menjaga kedekatan dengan lingkungan Muhammadiyah, meski telah berkiprah di dunia politik.

Menurutnya, hubungan tersebut penting sebagai jembatan aspirasi masyarakat. “Silaturahmi ini bukan hanya temu kangen, tetapi juga memperkuat jaringan alumni yang memiliki peran di berbagai sektor, termasuk pemerintahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan terhadap Ketua DPRD Sumsel diharapkan dapat berdampak pada kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Keterlibatan alumni dan organisasi, dinilai mampu memperkaya perspektif dalam proses pengambilan keputusan publik.

Dari sisi organisasi, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumsel, Ridwan Hayatuddin, mengungkapkan bahwa semakin banyak kader Muhammadiyah yang berkiprah di ruang publik.

Baca juga : Herman Deru Dukung Pelantikan HKTI Sumsel, Siap Hadirkan Ribuan Massa

Kondisi ini dinilai sebagai peluang untuk memperluas kontribusi organisasi dalam pembangunan daerah. “Ini menunjukkan bahwa kader Muhammadiyah mampu mengambil peran strategis, termasuk di lembaga legislatif,” katanya.

Sementara itu, Andie Dinialdie menyampaikan latar belakangnya sebagai bagian dari keluarga besar Muhammadiyah. Ia bersama istrinya merupakan alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang, dan pernah berkarier di lingkungan kampus, sebelum terjun ke dunia politik.

Perjalanan tersebut, menurutnya, tidak lepas dari proses panjang dan dukungan berbagai pihak. Ia juga mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk terus berusaha dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan ke depan.

“Kunci utamanya adalah konsistensi dan kerja keras dalam mencapai tujuan,” ujarnya. (ohs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar