Lindungi Nakes, 600 Petugas RSUD Sekayu Disuntik Imunisasi MR

Kesiapan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin untuk Bebas Asap Tahun 2026

BEKISARMEDIA.ID — Sebanyak 600 tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu mulai menjalani imunisasi Measles-Rubella (MR) secara bertahap. Pelaksanaan pemberian vaksin ini dipusatkan di Ruang Medical Check-Up (MCU) Lantai 2 RSUD Sekayu, pada hari Kamis, tanggal 7 Mei 2026.

Untuk memastikan kelancaran program pencegahan penyakit menular ini, Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Hj. Patimah Toha, turun langsung memantau proses penyuntikan di lapangan.

Pemberian imunisasi ini diprioritaskan terlebih dahulu bagi para petugas medis yang berinteraksi langsung dengan pasien di garda terdepan. Ruang lingkup utamanya meliputi nakes yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD), poliklinik rawat jalan, serta ruang rawat inap.

BACA JUGA:  Bupati Kabupaten Muba Lantik Ormas Pemuda PedulI Pengangguran

Perlindungan Dua Arah di Area Fasilitas Kesehatan

Langkah proteksi medis ini diambil sebagai bentuk perlindungan dua arah. Fasilitas kesehatan seperti rumah sakit memiliki risiko tinggi menjadi klaster penularan penyakit jika para petugasnya tidak memiliki kekebalan kelompok (herd immunity) yang memadai terhadap virus campak (measles) dan campak jerman (rubella).

Ketua TP PKK Kabupaten Muba, Hj. Patimah Toha, menyampaikan bahwa kesehatan para pekerja medis merupakan pilar utama dalam menjaga mutu pelayanan publik. Sektor ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar operasional penanganan pasien di Bumi Serasan Sekate tidak terganggu akibat penularan internal.

“Tenaga kesehatan harus sehat lebih dahulu sebelum menyehatkan masyarakat luas. Imunisasi MR ini menjadi langkah mitigasi yang sangat tepat,” ujar Hj. Patimah Toha di sela-sela peninjauan.

Ia juga mengimbau seluruh pegawai rumah sakit, baik medis maupun nonmedis, untuk menyukseskan program ini. Jika seluruh elemen di dalam RSUD Sekayu telah tervaksinasi, masyarakat yang datang berobat akan merasa lebih aman dari risiko infeksi nosokomial atau infeksi yang didapat selama perawatan di rumah sakit.

BACA JUGA:  Bupati Muba Tinjau Lokasi Kebakaran di Sekayu, Janjikan Bantuan Bangun Kembali Rumah Warga

Dampak dan Komitmen Keselamatan Pasien

Penyakit campak dan rubella dikenal sangat menular melalui saluran pernapasan. Bagi pasien dengan imun lemah yang sedang dirawat di rumah sakit, paparan virus ini bisa memicu komplikasi fatal. Oleh sebab itu, imunisasi berkala bagi nakes menjadi standar wajib dalam menjaga keselamatan pasien (patient safety).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba berkomitmen mengawal program ini agar menjangkau seluruh target sasaran di lingkungan dinas kesehatan. Optimalisasi pencegahan di hulu dinilai jauh lebih efisien dibandingkan penanganan wabah di hilir. (ohs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar