Jalan Penghubung OKU Selatan Sumsel dan Kaur Bengkulu Mulus, Waktu Tempuh Pangkas Jadi 30 Menit

BEKISARMEDIA.ID — Pekerjaan peningkatan jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan di Sumatra Selatan (Sumsel), dengan Kabupaten Kaur di Provinsi Bengkulu, resmi rampung.

Rampungnya proyek infrastruktur ini disambut positif oleh warga kawasan perbatasan, mengingat akses transportasi yang sebelumnya rusak parah kini jauh lebih memadai.

Proyek peningkatan akses jalan ini membentang dari Desa Sadau Jaya, Kecamatan Sungai Are, Kabupaten OKU Selatan, hingga mencapai jembatan perbatasan di Desa Seringgit, Kecamatan Muara Sahung, Kabupaten Kaur, Bengkulu.

Memangkas Waktu Tempuh Secara Signifikan

Sebelum dilakukan pembenahan, ruas jalan perbatasan antar provinsi tersebut, berada dalam kondisi memprihatinkan. Selain bermedan sempit dan berlumpur, jalur ini hampir tidak dapat dilintasi oleh kendaraan roda dua pada musim hujan.

Camat Sungai Are, Khairul Jauhari, menjelaskan bahwa perbaikan infrastruktur di era kepemimpinan Herman Deru dan Mawardi Yahya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel ini, memberikan perubahan besar bagi mobilitas warga lokal.

Waktu tempuh perjalanan yang semula memakan waktu 3 hingga 4 jam, kini menyusut drastis menjadi di bawah 30 menit menggunakan sepeda motor. “Masyarakat sangat merasakan dampak dari perbaikan jalan ini. Atas nama masyarakat, kami sangat terbantu karena aktivitas transportasi menjadi jauh lebih cepat dan efisien,” ujar Khairul Jauhari saat dikonfirmasi.

Akses Logistik Hasil Pertanian Kian Lancar

Pembenahan rute perbatasan ini berimbas langsung pada pergerakan ekonomi warga, khususnya dalam mendistribusikan komoditas pertanian. Sebelum rute ini mulus, petani di daerah perbatasan kerap mengalami kesulitan dalam mengangkut hasil panen ke pusat perdagangan utama.

Salah seorang warga Kecamatan Sungai Are, Armin, menuturkan bahwa terbukanya akses jalan membuat alur distribusi hasil tani menjadi jauh lebih praktis. Jika sebelumnya warga bergantung pada pasar mingguan (pasar kalangan) lokal, kini petani dapat langsung menjual komoditasnya ke Pasar Kaur di Provinsi Bengkulu.

“Dulu kalau jual hasil pertanian kita bawa ke pasar kalangan. Namun sekarang semenjak jalan ke Bengkulu sudah bagus, kita bisa langsung menjualnya ke Pasar Kaur,” ungkap Armin.

Rampungnya pembenahan jalan ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi kawasan perbatasan OKU Selatan dan Kaur secara konsisten, sekaligus menjaga keandalan moda transportasi barang dan jasa antarsektor di Sumsel. (ohs)