Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan
Pembangunan Sumur Bor untuk warga di Provinsi Aceh, dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. (foto : Diskominfo Muba)
Pembangunan Sumur Bor untuk warga di Provinsi Aceh, dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. (foto : Diskominfo Muba)

Saat Aceh Dilanda Bencana, Pemkab Muba Hadir Membawa Harapan : Bangun Sumur Bor untuk Air Bersih Warga

BekisarMedia.id — Di tengah duka yang melanda masyarakat Aceh akibat bencana, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), hadir membawa harapan.

Tidak sekadar menunjukkan empati, Pemkab Muba kembali mengambil langkah nyata dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan, yang difokuskan pada pembangunan sumur bor, guna memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga terdampak bencana.

Aksi kemanusiaan ini merupakan lanjutan dari program Muba Peduli yang sebelumnya telah menyalurkan bantuan pada Januari 2026.

Di bawah kepemimpinan Bupati Kabupaten Muba, M. Toha, dan Wakil Bupati Kabupaten Muba, Abdur Rohman Husen, Pemkab Muba terus konsisten menunjukkan kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi daerah yang sedang mengalami musibah.

Penyaluran bantuan kembali dilakukan pada hari Kamis, 5 Februari 2026, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian nyata kepada masyarakat Aceh.

Tidak hanya dari pemerintah daerah, aksi kemanusiaan ini juga diperkuat oleh dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Muba, yang turut menyumbangkan donasi sebesar Rp27 juta.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Muba, Opi Palopi, menjelaskan bahwa bantuan yang terkumpul, langsung disalurkan untuk pembangunan sumur bor di lokasi terdampak bencana.

Program ini bertujuan untuk memastikan masyarakat memiliki akses terhadap air bersih, yang menjadi kebutuhan dasar dan sangat penting dalam situasi pasca bencana.

“Alhamdulillah, bantuan sebelumnya sebesar Rp350 juta sudah kita salurkan, berupa sembako dan berbagai kebutuhan penting lainnya untuk saudara-saudara kita. Kini ada tambahan donasi dari APDESI sebesar Rp27 juta. Bantuan ini telah diserahkan langsung oleh Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, Dr Iskandar Syahrianto MH, melalui Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL),” ujar Opi Palopi.

Menurutnya, ketersediaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak bagi warga terdampak bencana. Oleh karena itu, pembangunan sumur bor diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang dan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pemkab Muba berharap bantuan kemanusiaan ini tidak hanya meringankan beban warga Aceh, tetapi juga menjadi simbol persaudaraan dan kepedulian antar daerah di Indonesia. Dalam situasi sulit, solidaritas menjadi kekuatan utama untuk bangkit dan pulih bersama.

“Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh dan menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang telah berkontribusi.” tambahnya.

Aksi nyata Pemkab Muba ini mendapat apresiasi, karena tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menghadirkan solusi berkelanjutan melalui pembangunan fasilitas air bersih.

Langkah ini menunjukkan bahwa kepedulian sosial bukan hanya tentang empati, tetapi juga tentang tindakan nyata yang memberi dampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat terdampak bencana, bantuan seperti ini menjadi sumber harapan baru. Kehadiran pemerintah daerah bersama berbagai elemen masyarakat membuktikan bahwa semangat gotong royong dan kemanusiaan masih menjadi kekuatan besar dalam membantu sesama.

Pemkab Muba menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam berbagai aksi kemanusiaan, baik di dalam daerah maupun bagi masyarakat di wilayah lain yang membutuhkan.

Solidaritas tanpa batas ini, diharapkan mampu memperkuat persatuan sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas. (een)

Ditulis oleh : Een Rahayu | Redaktur : O. Hairudin Sikumbang

About Een Rahayu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *